Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Ekonomi

Korsel Mencatat Angka Kelahiran Terendah di Tahun 2023

Write: 2024-02-28 15:33:40Update: 2024-02-28 15:44:58

Korsel Mencatat Angka Kelahiran Terendah di Tahun 2023

Photo : KBS News

Korea Selatan tampaknya menghadapi angka kelahiran yang terus turun. 

Melihat data yang dirilis oleh Badan Statistik Korea pada hari Rabu (28/02), jumlah bayi yang lahir di negara ini tercatat mencapai 230.000 bayi di tahun lalu, turun 7,7% dibandingkan satu tahun sebelumnya. 

Jumlah rata-rata kelahiran bayi per wanita Korea Selatan selama masa reproduksi, sebesar 0,72 pada tahun 2023.  Angka ini turun dari 0,06 dari tahun sebelumnya dan menandai rekor terendah. 

Jumlah rata-rata kelahiran bayi per wanita tersebut terus anjlok dengan cepat dari yang sebelumnya sebesar 1,05 bayi pada tahun 2017 dan 0,92 pada tahun 2019, menjadi 0,81 pada tahun 2021 dan 0,72 pada tahun lalu. 

Terlebih lagi, pada kuartal keempat tahun lalu, jumlah rata-rata kelahiran bayi per wanita itu dibukukan pada angka 0,65. Dimana seorang wanita di Korea Selatan rata-rata melahirkan anak pertama di usia 33,6 tahun, naik 0,1 tahun dari setahun sebelumnya. 

Sementara itu, jumlah kematian pada tahun lalu mengalami penurunan 5,4%, menjadi 352.700 jiwa. Mortalitas itu mendorong turunnya populasi alami Korea Selatan sebanyak 122.000 jiwa pada tahun lalu. Dimana penurunan populasi alami serupa terus berlanjut selama tiga tahun berturut-turut. 

Badan Statistik Korea bahkan memperkirakan bahwa jumlah rata-rata kelahiran bayi per wanita Korea Selatan akan turun ke rekor 0,6 bayi di tahun ini. Sehingga ada kekhawatiran yang semakin meningkat atas penurunan populasi di Korea Selatan yang akan semakin cepat.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >