25 orang pengungsi Korea Utara yang sedang berada di Manila, Pilipina setelah diusir oleh RRC, 18 Maret akan tiba di Seoul, Korea Selatan. Menurut Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Korea Selatan, hari Jumat, presiden Pilipina, Aroyo menerima permintaan Korea Selatan untuk ditunda keberangkatan mereka sampai 18 Maret, setelah istirahat di Pilipina. Dikatakan, pihaknya akan segera mengirim tim medis ke Manila Pilipina untuk memeriksa kondisi badan mereka. Sebelumnya, 25 orang pengungsi Korea Utara itu, Jumat malam waktu setempat tiba di bandara internasional Manila, setelah diberangkatkan secara paksa oleh RRC. Berkenaan dengan kasus pengungsian tersebut, pemerintah Korea Selatan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah RRC dan Spanyol atas terwujudnya kedatangan mereka ke Korea Selatan dalam waktu singkat, tanpa memikirkan kemungkinan dikembalikannya ke Korea Utara.