Pemerintah Jepang menunda penyerahan sumbangan pangan kepada masyarakat Korea Utara berdasarkan semangat pri-kemanusiaan sampai saat dicarikannya hubungan antara Korea Utara dan Jepang. Dalam pertemuan dengan menteri luar negeri Korea Selatan, Choi Sung-hong, pekan lalu, di Tokio, menteri luar negeri Jepang, Yoriko Kawakuchi mengatakan, situasi antara Korea Utara dan Jepang saat ini tidak memungkinkan kelanjutan penyerahan sumbangan tersebut. Dikatakan, kasus penculikan seorang Jepang di London, Inggris tahun 83 oleh Korea Utara yang terbongkar baru-baru ini menambah kekakuan hubungan antara Korea Utara dan Jepang. Sementara itu, Program Pangan Internasional, PBB baru-baru ini menyatakan, 2 negara saja, yakni Korea selatan dan Amerika Serikat akan ikut serta dalam rencana penyerahan sumbangan pangan kepada masyarakat Korea Utara.