Apabila Korea Utara sepakat untuk membuang program pengembangan nuklirnya, Korea Selatan dapat memasok listrik 2 juta kilo watt termasuk pembangunan instalasi penyuplaian listrik.
Seusai pertemuan Jaminan Keamanan Nasional Korea Selatan, NSC, hari Selasa, menteri unifikasi Korea, Jong Dong-young dalam jumpa pers, mengatakan, pihaknya dapat mempertimbangkan kemungkinan penghentian proyek pembangunan reaktor nuklir light water di Korea Utara yang selama ini dibangun berdasarkan kesepakatan Jenewa antara Amerika Serikat dan Korea Utara pada tahun 1994.
Dikatakan, biaya pemasokan listrik Korea Selatan tersebut, akan dibutuhkan sekitar 2 milyar 400 juta dolar Amerika untuk menyuplai listrik, mulai tahun 2008 mendatang.