Presiden Lee Jae Myung menyatakan bahwa Korea Selatan berupaya untuk mencari peran sebagai mediator yang bisa dilaksanakan dalam waktu dekat di masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu (07/01) dalam pertemuan dengan wartawan yang digelar di Shanghai, China. Saat ini, Korea Selatan masih memiliki peran yang terbatas dan sedang mencermati perkembangan situasi antara China dan Jepang.
Jika ada kesempatan untuk menjadi mediator di kemudian hari, Presiden Lee ingin memediasi langkah pembatasan ekspor untuk barang-barang dwiguna atau yang bisa digunakan masyarakat sipil dan militer ke Jepang.
Masalah pembatasan ekspor oleh China dinilai sangat rumit sehingga belum dipastikan masalah tersebut berpengaruh apa pada ekspor Korea Selatan.