Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) mencetak sejarah baru dengan menembus level 4.600 untuk pertama kalinya pada sesi perdagangan Rabu (07/01) pagi.
Bursa utama Korea Selatan ini dibuka menguat 40,86 poin atau 0,9 persen di level 4.566,34. Angka ini dengan cepat melampaui rekor tertinggi sepanjang masa sebelumnya di level 4.525,48 yang baru saja ditetapkan sehari sebelumnya, sebelum akhirnya terus memperlebar keuntungan.
Hingga pukul 09.16 pagi, KOSPI sempat menyentuh angka 4.600,96, melonjak 1,67 persen dibandingkan penutupan perdagangan Selasa (06/01). Tren positif ini tergolong luar biasa, setelah pertama kali melewati level 4.300 pada hari pertama perdagangan tahun ini, indeks secara konsisten mencetak rekor tertinggi baru dengan kelipatan 100 poin selama empat sesi berturut-turut.
Adapun pada pukul 09.37 pagi, KOSPI terpantau bergerak di level 4.553,09. Lonjakan beruntun ini mencerminkan optimisme pasar yang sangat kuat terhadap prospek ekonomi Korea Selatan di awal tahun 2026.
Sementara, pada penutupan perdagangan hari ini, KOSPI menguat 25,58 poin, atau naik 0,57 persen, ditutup di level 4.551,06.
Indeks KOSDAQ yang didominasi sektor teknologi terkoreksi tipis 8,58 poin, atau 0,9 persen, dan ditutup di level 947,39.
Mata uang won Korea Selatan melemah terhadap dolar AS sebesar 0,3 won, diperdagangkan pada 1.445,8 won per dolar AS pada pukul 15.30.