Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengoperasikan tim perlindungan warga Korea Selatan di Venezuela setelah kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dalam operasi tengah malam di Caracas pada Sabtu (03/01).
Rapat yang dilakukan mulai Sabtu malam, menghasilkan kesimpulan untuk merencanakan evakuasi warga Korea Selatan sesuai dengan perkembangan situasi.
Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Lee Jae Myung untuk melindungi warga Korea Selatan dan rencana evakuasi menghadapi perkembangan situasi terkait kasus Venezuela.
Saat ini, 70 warga Korea Selatan tinggal di Venezuela, dan 50 orang diantaranya berada di ibu kota Venezuela, Caracas. Namun tidak ada laporan warga Korea Selatan menjadi korban keadaan yang tidak stabil di Venezuela.
Pada hari Minggu (04/01), Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan bahwa pihaknya terus mencermati perkembangan situasi di Venezuela, dan juga berharap agar situasi saat ini secepatnya stabil melalui pemulihan demokrasi yang menghargai keinginan masyarakat Venezuela.