Populasi penduduk berusia 65 tahun ke atas di Korea Selatan terus melonjak sepanjang tahun lalu, kini mencakup lebih dari 21 persen dari total populasi terdaftar di negara tersebut.
Berdasarkan analisis yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan pada Minggu (04/01), jumlah penduduk lansia mencapai 10.840.822 jiwa pada tahun 2025. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 584.000 jiwa atau 5,69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara persentase, warga lanjut usia kini menyumbang 21,21 persen dari total populasi terdaftar nasional yang berjumlah 51.117.378 jiwa. Korea Selatan sendiri telah resmi memasuki kriteria "masyarakat super-tua" pada tahun 2024, yakni ketika proporsi penduduk berusia 65 tahun ke atas melampaui ambang batas 20 persen.
Sebagai informasi, PBB mengklasifikasikan sebuah wilayah sebagai "masyarakat menua" jika populasi lansia mencapai minimal 7 persen, "tua" jika mencapai 14 persen, dan "super-tua" jika sudah menyentuh angka 20 persen atau lebih.
Selain penuaan populasi, tren rumah tangga tunggal atau keluarga dengan satu anggota juga terus meroket, di mana kelompok ini kini mencakup 42,27 persen dari seluruh total rumah tangga di Korea Selatan per tahun lalu.