Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Domestik

Lebih dari 200 Kasus Hipertermia Terjadi di Korsel dalam Sehari

Write: 2025-07-10 15:11:44Update: 2025-07-10 15:13:05

Lebih dari 200 Kasus Hipertermia Terjadi di Korsel dalam Sehari

Photo : YONHAP News

Cuaca panas ekstrem menyebabkan lebih dari 200 orang menderita hipertermia di seluruh negeri Korea Selatan dalam satu hari pada tanggal 8 Juli lalu. Hipertermia adalah kondisi terjadinya peningkatan suhu tubuh melebihi 38,5 derajat Celcius. 

Menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada tanggal 9 Juli, sebanyak 238 kasus hipertermia, termasuk 1 kematian, dilaporkan dari 516 ruang gawat darurat di seluruh negeri hanya dalam satu hari.

Jika dihitung dari tanggal 20 Mei, jumlah pasien hipertermia pada musim panas tahun ini mencapai 1.212 orang, atau 2,5 kali lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara jumlah kematian yang diduga akibat penyakit terkait cuaca panas musim panas ini telah mencapai delapan orang, hampir tiga kali lipat jumlah kematian tahun lalu. 

Kondisi yang cukup parah ini terjadi terakhir kali pada awal Agustus 2018. Pada saat itu, jumlah pasien juga melampaui 200 orang selama tiga hari berturut-turut, 216 kasus pada 1 Agustus, 250 kasus pada 2 Agustus, dan 229 kasus pada 3 Agustus.

Sejak awal bulan ini, jumlah pasien naik sedikit demi sedikit setiap hari, 43 kasus pada tanggal 4, 105 kasus pada tanggal 7, kemudian melonjak dua kali lipat pada tanggal 8.

Menurut Badan Meteorologi Korea, suhu di Seoul tercatat mencapai 37,8 derajat Celsius pada pukul 15.09 tanggal 8 Juli, tercatat rekor tertinggi untuk awal Juli sejak dimulainya pengamatan cuaca modern.

Menurut KDCA, sejak sistem pemantauan dimulai pada tahun 2011 hingga tahun lalu, 238 orang meninggal akibat penyakit hipertermia dan 65,5% di antaranya berusia 60 tahun ke atas.

Pada musim panas tahun ini, 77,2% dari seluruh pasien adalah laki-laki, sebanyak 948 orang, dan 1 dari 3 pasien berusia 65 tahun ke atas. Dilaporkan sebanyak 81,1% kasus terjadi di luar ruangan, 28,7% di tempat kerja, 14,4% di area pertanian.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >