Samsung Electronics mengumumkan pada Selasa (08/07) bahwa laba operasi mereka pada kuartal kedua tahun ini kemungkinan anjlok sebesar 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan pendapatan awalnya, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu memperkirakan laba operasional untuk periode April–Juni 2025 mencapai sekitar 4,6 triliun won, turun 55,94 persen secara tahunan.
Angka ini juga 23 persen lebih rendah dibandingkan proyeksi pasar yang memperkirakan laba sebesar 6 triliun won.
Samsung juga memperkirakan pendapatan kuartal kedua tahun ini hanya turun tipis sebesar 0,09 persen secara tahunan, menjadi sekitar 74 triliun won.
Perusahaan menyebut bahwa Divisi Solusi Perangkat mengalami penurunan laba akibat penyesuaian nilai inventaris dan dampak dari pembatasan pemerintah Amerika Serikat terhadap pengiriman chip AI canggih ke China.