Penjabat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok menyampaikan komitmen untuk mengambil sejumlah langkah lintas pemerintah, guna mendukung sektor ekspor sebagai respons terhadap kebijakan tarif baru Amerika Serikat (AS).
Choi menyampaikan komitmen tersebut pada hari Selasa (18/02) dalam rapat kabinet, dengan mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah memulai perang tarif, yang menempatkan ekspor Korea Selatan dalam keadaan darurat.
Penjabat presiden tersebut mengatakan bahwa pemerintah akan membuat sejumlah langkah komprehensif, termasuk dukungan pembiayaan perdagangan dalam jumlah terbesar yang pernah ada, serta diversifikasi barang dan wilayah ekspor.
Choi menyebut bahwa AS juga akan mengenakan tarif pada mobil dan semikonduktor yang merupakan komoditi ekspor utama Korea Selatan, sehingga penerapan kebijakan baru kali ini akan sekaligus menguji kemampuan respons pemerintah.
Pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah khusus dalam rapat strategi ekspor yang ditetapkan pada Selasa sore.
Choi juga mengatakan bahwa pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah terkait pada hari Kamis (20/02) mendatang dalam rapat tentang kecerdasan buatan.