Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Antar-Korea

Istilah  musuh utama  akan dihapuskan dari buku putih pertahanan

Write: 2005-01-29 15:42:05Update: 0000-00-00 00:00:00

Korea Selatan tidak akan lagi menyebut Korea Utara dengan menggunakan istilah  musuh utama  di dalam buku putih pertahanannya
Demikian pernyataan Departemen Pertahanan Jumat kemarin.
Departemen Pertahanan menyatakan bahwa istilah kontroversial itu akan dihapus dari Buku Putih Pertahanan 2004 yang diterbitkan 4 Pebruari mendatang.
Korea Utara sekarang akan digambarkan sebagai  sebuah ancaman militer yang besar  bagi Korea Selatan. Departemen itu menyebutkan perlunya menurunkan sifat sebutan tersebut sejalan dengan perubahan situasi keamanan di semenanjung Korea dan hubungan khusus antara kedua Korea.
Meskipun demikian, istilah  musuh  masih akan tetap digunakan di dalam berbagai dokumen seperti dokumen pelatihan dan buku ajar kemiliteran. Dalam dokumen-dokumen itu rezim Korea Utara dan militernya digambarkan sebagai  musuh inti yang terus menerus mengancam eksistensi dan kemakmuran Selatan  dan badan-badan pemerintah Korea Utara sebagai  musuh militer Korea Selatan. 
Buku putih pertahanan Korea Selatan mulai menjelaskan Korea Utara sebagai musuh utamanya di tahun 1995, setelah munculnya krisis nuklir Korea Utara yang pertama setahun sebelumnya.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >