Sehubungan dengan pidato Bush di depan kongress yang menyebut Korea Utara sebagai salah satu negara poros kejahatan, Departemen Luar Negeri Korea Utara mengatakan secara resmi, ungkapan Bush merupakan peluncuran persiapan untuk memprovokasi perang dengan Korea Utara. Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri Korea Utara, hari Jumat, ancaman perang yang dinyatakan oleh presiden Amerika Serikat secara terus terang itu, tidak terdapat dalam sejarah hubungan antara Korea Utara dan Amerika Serikat. Ditekankan, Korea Utara sedang memperhatikan tindakan Amerika Serikat yang memojokkan kondisi politik internasional ke jalur perang lolos dari dialog dan perundingan.