Sehubungan dengan pidato Bush di depan kongress yang menyebut Korea Utara sebagai salah satu negara poros kejahatan, Korea Utara melontarkan reaksi marahnya dengan mengungkit-ungkit kehadiran ribuan anggota pasukan AS di Korea Selatan. Menurut siaran central nasional Korea Utara, ungkapan Bush dinilai merupakan perubahan yang dilakukan AS di Korea Selatan sebagai gerakan mengabadikan kehadiran Amerika Serikat di Korea Selatan, serta menggulirkan persiapan untuk memprovokasi Perang Korea yang baru. Sementara itu, Iran dan Irak juga mengomentari, tuduhan presiden Bush yang menunjukkan Iran, Irak serta Korea Utara sebagai negara-negara poros kejahatan dengan mengembangkan senjata pemusnah massal, sebagai sebuah tuduhan yang tidak berdasar.