Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Antar-Korea

Tanggapan dunia politik Korea Selatan terhadap pengesahan rancangan undang-undang hak azasi manusia Korea Utara

Write: 2004-09-30 00:00:00Update: 0000-00-00 00:00:00

Ketua partai pemerintah, Partai Uri Terbuka Korea Selatan, Lee Bu-young sangat menyesalkan pengesahan rancangan undang-undang hak azasi manusia Korea Utara oleh Majelis Tinggi Amerika Serikat, mengakibatkan dampak negatif terhadap prospek hubungan antar Korea dan pertemuan segi 6.
Dalam susatu wawancara, hari Kamis, Lee Bu-young mengatakan, desakan Amerika Serikat yang menekankan perbaikan kondisi hak azasi manusia Korea Utara, sangat tinggi, meskipun pihaknya telah meramalkan hal tersebut.
Dikatakan, Korea Selatan juga menyambut baik perbaikan kondisi hak azasi manusia di Korea Utara, tetapi di pihak lain, tetap menyesal dampak negatifnya terhadap prospek hubungan antar Korea termasuk ekonomi masyarakat awam di Korea Selatan.
Sementara itu, anggota DPR dari partai oposisi Korea Selatan, Partai Buruh Demokrat Korea Selatan, hari Kamis, mengadakan unjuk rasa di depan kedutaan besar Amerika Serikat di Seoul, sebagai tanda protes terhadap pengesahan undang-undang tersebut.
Terkait pengesahan rancangan undang-undang hak azasi manusia Korea Utara, partai oposisi utama, Partai Nasional Raya Korea Selatan menekankan, perlunya usaha pemerintah untuk menyiapkan tindakan yang mantap terhadap datangnya era pengungsian Korea Utara secara massal.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >