Pemerintah Korea Selatan secara resmi menyatakan, desas-desus tentang kemungkinan ledakan dahsyat di propinsi Ryanggang, Korea Utara baru-baru ini, tidak benar.
Dalam briefing rutin, hari Jumat, wakil menteri unifikasi Korea Selatan, Lee Bong-jo, mengatakan, berbagai informasi yang dikumpulkan selama ini termasuk foto satelit, tempat yang diduga terjadi ledakan itu, tidak memperlihatkan perubahan apapun.
Dikatakan, pihaknya sedang menyelidiki tuntutan Korea Utara tentang 2 kali ledakan untuk membangun bendungan Samsu, untuk pembangkit listrik baru-baru ini.