Pada tanggal 9 September lalu, terjadinya insiden ledakan dahsyat di kabupaten Kim Hyong Jik propinsi Yanggang Korea Utara, dekat perbatasan dengan RRC.
Menurut sumber berita Beijing RRC, hari Minggu, insiden itu terjadi bertepatan dengan hari pendirian nasional Korea Utara, 9 September, serta skala ledakannya, nampak lebih serius dari pada insiden ledakan kereta api di Ryongchon Korea Utara, pada bulan April lalu.
Dikabarkan pula, sehubungan dengan itu, pemerintah Washington sedang menaruh perhatian khusus sambil menyelidiki berbagai data yang dikutip dari satelit.
Sementara, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan, ledakan itu, diyakini, tidak terkait dengan percobaan nuklir.
Sehubungan dengan itu, Menteri Unifikasi Nasional Korea Selatan Chung Dong-young mengadakan jumpa pers, hari Minggu, serta menyatakan bahwa pemerintah Seoul sedang mengoperasikan segala saluran untuk mengetahui kenyataan sebenarnya mengenai ledakan di propinsi Yanggang Korea Utara itu.