Pemerintah Korea Selatan sedang mempelajari kemungkinan penyelenggaran pertemuan puncak tahap kedua antara presiden Korea Selatan Roh Moo-hyun dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-il melalui saluran tidak resmi.
Menurut pejabat tinggi pemerintah Korea Selatan tanggal 6 Juli, pemerintah sedang mempelajari kemungkinan untuk menyelengagrakan pertemuan puncak antar Korea tahap kedua itu paling lambat dalam tahun ini supaya menuntaskan masalah nuklir Korea Utara lebih dini dan pemacuan perkembangan hubungan antar Korea.
Dikatakan pula, diperkirakan, waktu pertemuan itu ada kemungkinan besar akan diselenggarakan sebelum pemilihan umum Amerika bulan Nopember mendatang.
Sementara itu, istana Cheongwadae membantah kemungkinan penyelenggraan pertemuan puncak antar Korea tahap kedua itu.