Untuk kali pertamanya, kapal patroli Korea Selatan dan Korea Utara, hari Senin, mengadakan kontak telekomunikasi dengan penggunaan frekuensi umum internasional di laut Barat, sesaat setelah uji coba pendahuluan.
Menurut Departemen Pertahanan Korea Selatan, kapal patroli Korea Selatan menggunakan nama gunung Halla, sebagai tanda sinyal panggilan, sedangkan Korea Utara menggunakan nama gunung Baekdu.
Dikatakan, armada Korea Selatan dan Korea Utara juga melakukan uji coba pengibaran bendera dan tanda lampu sebagai sarana komunikasi tambahan dan pertukaran informasi dua pihak tentang jumlah dan lokasi kapal nelayan negara pihak ke-3 di laut Barat melalui saluran telepon.
Dengan keberhasilan itu, kapal patroli Korea Selatan dan Korea Utara, mulai tanggal 15 Juni secara tetap akan menggunakan frekuwensi umum bersama.