6 negara, mencakup Korea Selatan, Korea Utara, Amerika Serikat, Jepang, RRC dan Rusia sepakat, menyelenggarakan pertemuan tingkat kerja 12 Mei mendatang di Beijing, guna membahas masalah nuklir Korea Utara.
Dalam jumpa pers, hari Kamis, wakil pembantu menteri luar negeri dan perdagangan Korea Selatan, Lee Su-hyeok, mengatakan, dalam pertemuan itu, peserta akan membahas CVID, yakni cara pembuangan nuklir Korea Utara secara total, transparan, dan tidak dapat dipulihkan kembali dengan syarat pendahuluan, pembekuan sementara.
Dikatakan, pihaknya tetap tidak membolehkan penggunaan nuklir Korea Utara untuk membangkitkan listrik yang dapat dialihkan kepada kepentingan militernya.
Terkait pemberitaan baru-baru ini tentang adanya kemungkinan kepemilikan minimum 8 buah bom nuklir Korea Utara, Lee Su-hyeok, mengatakan, pemerintah Amerika Serikat membantah kebenaran pemberitaan itu.