Jumlah pasien akibat suhu udara yang tinggi meningkat drastis dan hampir mencapai titik tertinggi dalam sejarah Korea. Hal ini disebabkan udara panas yang berkelanjutan selama dua minggu belakangan ini.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea –KCDC menyatakan jumlah pasien akibat kepanasan sampai tgl. 7 Agustus mencapai 1.160 orang dan hampir mencapai titik tertinggi seperti di tahun 2013 yaitu 1.189 orang.
Jumlah pasien tahun ini meningkat sebesar 29%, dan jumlah pasien di Provinsi Gyeonggido merupakan yang paling banyak dengan 194 orang, dan disusul Jeolla Selatan dengan 109 orang, Gyeongsang Selatan 93 orang dan Chungcheong Selatan sebanyak 84 orang.
KCDC menyatakan jumlah orang yang meninggal akibat penyakit terkait udara panas mencapai 10 orang pada tahun ini. Ditambahkan, pihaknya hanya menghitung jumlah pasien yang mengunjungi ruang gawat darurat di rumah sakit, maka jumlah pasien yang tidak mengunjungi ruang gawat darurat diperkirakan ada lebih banyak.
Sementara itu, Perusahaan Asuransi Properti NH menyatakan jumlah hewan ternak yang mati akibat kepanasan mencapai titik tertinggi sejak tahun 2012 ketika pihaknya mulai menjual asuransi peternakan.
Jumlah hewan ternak seperti ayam, babi, bebek, dll yang mati mulai tgl. 7 Juli hingga 8 Agustus, mencapai 2.742.000 ekor.