Pemerintah menegaskan kurangnya kepemimpinan dan sistem karantina nasional sebagai alasan mengapa Korea Selatan "dilumpuhkan" oleh Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) selama beberapa bulan pada musim panas tahun lalu.
Pemerintah membuat penilaian dalam sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat (29/7/2016) menyangkut MERS dan pelajaran yang didapat dari wabah tersebut. Laporan itu dikeluarkan setahun lebih setelah pemerintah mendeklarasikan berakhirnya wabah MERS.
Dikatakan bahwa kekurangan penyediaan informasi kepada masyarakat mengenai penyakit menular tersebut, sistem pengawasan yang salah, serta komunikasi pemerintah yang lemah dengan masyarakat sebagai alasan lain merebaknya penyakit tersebut.
Dalam laporan itu juga ditekankan perlunya pembinaan organisasi-organisasi kesehatan publik dan personil, serta analisis situasi krisis secara cepat. Selain itu juga diserukan pendirian organisasi yang memenuhi syarat yang akan bertugas menangani penyakit menular, dan pembenahan struktur sistem medis yang rentan terhadap penyakit serupa.