Sekitar 5 ribu warga penduduk Kabupaten Seongju, Provinsi Gyeongsang Utara menggelar demo besar-besaran memprotes penempatan THAAD di wilayahnya pada pagi hari Rabu (13/7/2016).
Komite Darurat Warga Seongju Anti Penempatan THAAD menyatakan, penempatan THAAD mengancam hak kelangsungan hidup penduduk Seongju di mana 60% dari 45 ribu warga merupakan petani melon Korea, sehingga tentu saja mereka akan berusaha mencegah hal tersebut.
Para warga Seongju pun menggelar aksi teatrikal dengan membakar model misil Korea Utara yang menjadi sebab utama penempatan THAAD. Selain itu, 10 orang warga termasuk Bupati Kim Hang-gon menulis dengan darah sebagai pernyataan protes yang sangat keras.
Para anggota Komite Darurat tersebut telah melakukan aksi mogok makan dengan batas waktu yang tidak ditentukan sejak siang hari tanggal 12 Juli lalu, dan mereka pun mengikuti demo besar-besaran pada hari Rabu ini. Setelah demo itu selesai, 200 warga Seongju mengunjungi Kementerian Pertahanan untuk menyampaikan surat bertulisan darah dan petisi protes yang ditandatangani warga Seongju.