Pengatur keuangan utama Korea Selatan menekankan pentingnya menjaga sistem stabilisasi pasar guna menanggapi ketidakpastian ekonomi secara efektif.
Saat memimpin rapat Komisi Layanan Keuangan (FSC) mengenai reformasi pasar keuangan pada hari Jumat (1/7/2016), Ketua FSC Yim Jong-yong mengatakan bahwa pasar keuangan Korsel telah kembali stabil dari dampak keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa pada minggu lalu.
Namun demikian, Yim menekankan bahwa ketidakpastian seputar ekonomi Korsel pada paruh ke dua tahun ini telah mencapai titik dimana sulit untuk memperkirakan bagaimana keadaan di dalam dan luar negeri akan berubah.
Yim menyebut penurunan ekspor yang berkelanjutan, rendahnya harga minyak, serta rendahnya angka kelahiran dan cepatnya penuaan populasi telah berdampak pada tingkat potensi pertumbuhan Korsel.
Yim menekankan bahwa Korsel perlu menstabilkan sistem keuangan secara lebih tegas saat menghadapi tantangan seperti itu.
Yim meyakinkan bahwa pemerintah akan secara bertahap mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian seputar ekonomi global, sambil secara cepat dan aktif menghadapi perubahan situasi pasar keuangan.