Sidang yang bertujuan untuk mengetahui apakah pelarian 12 pelayan restoran Korea Utara di Cina pada bulan April lalu dilakukan dengan sukarela atau tidak, digelar di Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada hari Selasa (21/6/2016).
Sidang digelar secara tertutup dengan menghadirkan para pengacara dari Pertemuan Pengacara untuk Masyarakat Demokrasi dan pejabat dari Badan Intelijen Nasional Korea Selatan-BIN tanpa kehadiran para pelarian Korea Utara.
Sebanyak 12 pelarian menolak hadir di pengadilan karena kehadiran mereka mengancam keamanan keluarga mereka di Korea Utara.
Perkumpulan pengacara telah meminta pengadilan untuk mengirim surat panggilan kepada pelarian, namun dewan hakim menolak permintaan itu. Setelah itu, pihak pengacara juga meminta agar dewan hakim tidak dilibatkan dalam sidang.
Dengan demikian belum dapat dipastikan apakah permintaan pihak pengacara dapat diterima atau tidak oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Oleh karena itu, sidang bagi pelarian Korea Utara juga berhenti sampai keputusan pengadilan dikeluarkan.