Populasi kota Seoul turun di bawah 10 juta jiwa terjadi untuk pertama kalinya sejak tahun 1988.
Menurut Kementerian Dalam Negeri pada hari Rabu (1/6/2016), jumlah penduduk Seoul tercatat sebanyak 9,99 juta jiwa pada akhir bulan Mei. Jumlah dibawah 10 juta orang merupakan yang pertama kali selama 28 tahun.
Penurunan jumlah populasi terjadi setiap bulan selama 15 bulan berturut-turut, atau sejak bulan Maret tahun lalu. Selama rentang waktu tersebut, populasi di ibu kota menurun sekitar 109-ribu orang. Hal ini bertolak belakang dengan pertumbuhan populasi negara Korsel yang tumbuh sekitar 187-ribu orang per tahun pada bulan Mei, atau sekitar satu per 3600 persen, menjadi 51,6 juta jiwa.
Pada bulan April total perpindahan ke luar kota Seoul tercatat 10.658 jiwa. Melihat konsistensi penurunan sejak bulan Maret tahun 2009, nampaknya jumlah populasi Seoul tidak akan kembali ke angka 10 juta.
Para pengamat menilai bahwa kenaikan harga "jeonse" atau harga sewa dengan deposit jangka panjang yang semakin tinggi, membuat masyarakat meninggalkan Seoul.
Kepala Statistik Korea Divisi Sensus Penduduk, Lee Jee-yeon, mengatakan sebagian besar masyarakat pindah dari Seoul ke Provinsi Gyeonggi dan daerah lainnya dengan menegaskan isu terkait perumahan sebagai alasan kepindahan.