Sekelompok organisasi lingkungan menyerukan kepada Uni Eropa untuk mengonfirmasi negara-negara anggota dan perusahaan-perusahaannya bertanggung-jawab atas kerusakan yang disebabkan oleh cairan sterilisasi pelembab ruangan beracun.
Pusat Masyarakat Asia untuk Lingkungan dan Kesehatan bersama organisasi-organisasi aktivis lainnya menyerukan hal tersebut pada Rabu (25/5/2016) dalam sebuah surat kepada Delegasi Uni Eropa di Korea Selatan.
Kelompok-kelompok Lingkungan tersebut mengatakan bahwa tiga perusahaan multinasional yang berbasis di Inggris dan Denmark merupakan yang paling bersalah atas kasus cairan sterilisasi pelembab ruangan beracun.
Mereka meminta presiden Dewan Eropa untuk mengeluarkan sebuah pernyataan atas masalah terkait dan mengunjungi produsen produk kimia Reckitt Benckiser bersama pembuat kebijakan Inggris dan Denmark guna mendorong perusahaan itu menyampaikan permintaan maaf resmi dan langkah-langkah pencegahan.
Mereka juga mengirimkan perwakilan ke Kedubes Norwegia di Seoul, untuk meminta negara Eropa yang merupakan investor utama Reckitt Benckiser untuk membantu upaya mereka.