Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Domestik

Korsel Menempati Peringkat ke-173 dari 180 Negara Pada Kualitas Udara

Write: 2016-05-16 11:22:17Update: 2016-05-16 17:20:55

Korsel Menempati Peringkat ke-173 dari 180 Negara Pada Kualitas Udara

Kualitas udara di Korea Selatan dinyatakan menempati urutan ke-173 diantara 180 negara di dunia, dengan debu halus mengancam kesehatan para penduduk di setiap musim semi. 

Indikator lingkungan secara keseluruhan, termasuk kualitas udara, iklim, energi dan sumber daya kehutanan, semakin mundur, yang membuat posisi Korea Selatan dinilai berada di level rendah. 

Menurut Indeks Kinerja Lingkungan-EPI yang dirilis bersama Universitas Yale dan Universitas Colombia Amerika Serikat pada tgl. 16 Mei, Korea Selatan mendapat nilai 45.51 dari nilai sempura 100 dalam kategori kualitas udara. Itu berarti bahwa posisnya berada di urutan 173 dari 180 negara yang disurvei. 

Paparan debu halus di Korea Selatan juga menduduki urutan 174 dengan nilai 33,46, dan bahkan paparan nitrogen dioksida tercatat angka nol, berada di urutan terakhir bersama Belgia dan Belanda. 

Korea Selatan pernah menempati urutan ke-43 dalam laporan di tahun 2012 dan 2014, namun posisinya anjlok tajam hanya dalam 2 tahun, maka dianggap sebagai kemunduran dalam kinerja lingkungan. 

Para ahli menunjukkan bahwa hal itu dikarenakan pemerintah melalaikan upaya pemangkasan emisi karbon dan perbaikan lingkungan. Disebutkan perlunya upaya dan penanggulangan tingkat nasional termasuk perluasan energi terbarukan, karena kualitas udara berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. 

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >