Pemerintah Korea Selatan akan memperkuat upaya Penelitian dan Pengembangan (R&D) atas penyakit menular guna mencegah penyebarannya seperti saat MERS mewabah di Korsel.
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan mengatakan pada hari Selasa (12/4/2016) bahwa strategi nasional menyangkut langkah tanggapan telah diselesaikan pada pertemuan Dewan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ke-12.
Strategi-strategi itu termasuk mendorong kolaborasi antara R&D dan sistem karantina negara, serta memperluas kerja sama internasional dalam penanganan penyakit menular baru atau mutasi.
Dikatakan, pemerintah Seoul pertama-tama akan meningkatkan dukungan R&D dalam menghentikan penyebaran penyakit, mencegah masuknya penyakit ke Korsel, menyediakan tanggapan awal yang memadai di lapangan, dan menciptakan lingkungan yang lebih sesuai untuk perawatan.
Pemerintah Korsel juga akan menyokong pengembangan teknologi yang dapat menyediakan peningkatan bantuan di tempat karantina.
Selain itu, pemerintah juga telah memaparkan 10 area kunci yang membutuhkan investasi memadai dalam lima tahun mendatang.