Jumlah pelajar asing yang belajar di Korea Selatan tercatat lebih dari 100-ribu orang untuk pertama kalinya.
Menurut data statistik yang dirilis oleh Layanan Imigrasi Korea di bawah Kementerian Kehakiman pada Senin (28/3/2016), jumlah pelajar asing di Korsel hingga akhir bulan lalu tercatat sebanyak 105-ribu-200 orang. Jumlah tersebut naik 11 persen dari bulan Januari.
Sekitar 59 persen pelajar atau 62-ribu-300 orang adalah warga negara Cina, termasuk keturunan Korea. Pelajar Vietnam tercatat sebagai yang ke dua terbanyak dengan jumlah 8-ribu-300 orang, diikuti oleh pelajar dari Mongolia, Jepang, Uzbekistan, dan Indonesia.
Jumlah warga asing yang belajar di Korsel naik dari 88-ribu-460 pada tahun 2011 menjadi 96-ribu-360 orang di tahun 2015.
Sementara itu, layanan imigrasi mengungkapkan bahwa jumlah warga asing yang tinggal di Korsel pada bulan Januari menurun satu-koma-dua persen, menjadi sekitar satu-koma-86 juta jiwa.
Menurut pihak berwenang, jumlah warga negara Cina yang tinggal di Korsel tercatat sebanyak 946-ribu-900 orang, yaitu 51 persen dari jumlah total warga asing. Jumlah warga Amerika Serikat tercatat sebanyak 139-ribu-900 orang, diikuti oleh Vietnam sebanyak 134-ribu orang, warga negara Thailand 89-ribu orang, dan warga negara Filipina sebanyak 53-ribu-600 orang.