Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn menyatakan petugas keamanan akan lebih banyak ditempatkan di pelabuhan untuk mengawasi kedatangan maupun keberangkatan pada saat kapal yang memerlukan pengamatan khusus masuk ke pelabuhan.
Pada pertemuan koordinasi kebijakan nasional hari Kamis (25/2/2016), PM Hwang menyatakan pemerintah harus mempertahankan secara seksama pelabuhan yang merupakan gerbang penting negara di tengah meningkatnya provokasi Korea Utara dan ancaman teroris internasional akhir-akhir ini.
Hwang juga menyerukan agar badan-badan yang terlibat akan meningkatkan tindakan pengamanan, seperti penjagaan, peninjauan dan pemeriksaan di pelabuhan. Ditambahkan, jumlah tenaga kerja dan fasilitas keamanan, seperti CCTV juga akan ditingkatkan.
Selain itu, PM Hwang mengatakan akan meminta tanggung jawab dari perusahaan perkapalan untuk menangani awak kapal, seperti pembatasan masuknya kapal yang pernah mengalami kasus awak kapal warga asing yang melarikan diri.