Penelitan medis baru-baru ini menunjukkan bahwa bayi-bayi Korea Selatan tidur lebih sedikit dari pada bayi-bayi di negara-negara Barat atau kawasan Asia lainnya.
Sebuah tim peneliti dari Rumah Sakit Umum Eulji yang dipimpin oleh Professor Pediatri, Ahn Young-min pada hari Jumat (19/2/2016) mengumumkan hasil laporan yang disusun bersama dengan rumah sakit lainnya termasuk sebuah rumah sakit anak di Kota Philadelphia, Amerika Serikat.
Penelitian tersebut dilakukan terhadap 30-ribu bayi berusia 36 bulan atau kurang di 17 negara.
Berdasarkan penelitian tersebut, bayi-bayi Korsel tidur selama rata-rata 11 jam dan 53 menit per hari, 26 menit lebih sedikit dari rata-rata bayi di negara-negara Asia lainnya termasuk Jepang dan Cina.
Dibandingkan dengan negara-negara Barat termasuk AS, Inggris, dan Australia, bayi-bayi Korsel tidur satu jam dan delapan menit lebih sedikit.
Bayi-bayi Korsel juga tidur siang dua jam dan 26 menit lebih pendek dibandingkan dengan bayi-bayi di negara-negara Asia dan Barat yang tidur rata-rata sekitar tiga jam.
Bayi-bayi Korsel juga tidur sekitar pukul 22.08, lebih telat dibandingkan bayi di negara-negara Asia yang tidur sekitar pukul 21.25 dan negara Barat pada pukul 20.25.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa hanya lima-koma-lima persen dari bayi Korsel yang tidur di kamar terpisah dari orang tuanya, jauh lebih sedikit dari bayi di negara-negara Barat yang mencapai sekitar 66-koma-dua persen.