Pemerintah Korea Selatan dan Jepang bersepakat untuk menetapkan deklarasi bersama yang mencantumkan perlunya pencegahan pengembangan nuklir Korea Utara, usai pertemuan puncak bilateral, 7 Juni mendatang di Tokyo Jepang.
Menurut pemerintah Seoul, hari Senin, selain itu, kedua pihak akan menyamakan pandangan tindakan tambahan yang tegas terhadap Korea Utara, bila Pyongyang memperburuk situasi politik terkait pengembangan nuklirnya, termasuk pemrosesan kembali bahan nuklir dan uji coba peluncuran rudal nuklir.
Presiden Korea Selatan, Roh Moo-hyun beserta ibu negara merencanakan melakukan kunjungan kenegaraannya ke Jepang, mulai 6 hingga 9 Juni mendatang atas undangan pemerintah Tokyo.
Selama berada di Tokyo, Presiden Roh Moo-hyun mengadakan kunjungan kepada Kaisar Jepang dan mengadakan pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Koizumi guna membahas berbagai masalah antar kedua negara.
Dikatakan, dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Koizumi, Presiden Roh Moo-hyun akan memfokuskan pembicaraan, antara lain, masalah nuklir Korea Utara, situasi di sekitar Semenanjung Korea, dan cara peningkatan hubungan kerjasama ekonomi antar kedua negara.