Presiden Roh Moo-hyun meminta sikap bijaksana terhadap pengakuan Korea Utara yang menegaskan kepemilikan senjata nuklirnya karena sikap Korea Utara itu dapat dinilai sebagai kartu negosiasi dalam pertemuan dengan Amerika Serikat.
Dalam wawancara dengan tim briefing Istana Chung Wa Dae, hari Rabu, Presiden Roh Moo-hyun mengimbau, perlunya usaha untuk memperkokoh strategis Korea Selatan terhadap masalah nuklir Korea Utara berdasarkan hubungan kerjasama erat dengan Amerika Serikat.
Dikatakan, Korea Selatan tetap beusaha mendukung pertemuan trilateral meliputi Amerika Serikat, Korea Utara dan RRC sambil menyiapkan partisipasinya pada pertemuan multinasional untuk membahas masalah nuklir Korea Utara.