Pertemuan trilateral antara Korea Utara, Amerika Serikat dan RRC tetap akan berlangsung minggu depan di Beijing, sesuai rencana semula, meskipun adanya tuntutan Korea Utara tentang dimulainya proses terakhir daur ulang limbah nuklirnya.
Menurut wakil pembantu menteri luar negeri Korea Selatan, Lee Su-hyok, hari Sabtu, pemerintah Washington menganggap isi pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri Korea Utara, 18 April yang menuntut dimulainya proses terakhir daur ulang limbah nuklir itu sebagai hal yang berlebihan tanpa kebenaran.
Dikatakan, RRC tetap mendukung pertemuan trilateral di Beijing yang 마무 membahas masalah nuklir di Korea Utara.