Seminar dengan judul peredaran mata uang Euro dan prospek ekonomi Korea Selatan, hari Senin berlangsung di Seoul atas prakarsa Kamar Dagang dan Industri EU dan Federasi Industri Korea, FKI.
Dalam kesempatan tersebut, wakil gubernur Bank Sentral Eropa, mengatakan, pihaknya yakin bahwa dalam waktu dekat, nilai Euro ditetapkan sebagai mata uang ke-2 internasional, meskipun nilainya masih labil.
Sementara itu, pengkaji Institut Riset Ekonomi Samsung Korea, mengatakan, perlunya usaha bersama untuk ikut serta pada pangsa pasar di Eropa melalui variasi barang dagangan dan investasi modal secara langsung sejalan dengan peredaran mata uang Euro.