Korea Utara menolak tuntutan Badan Tenaga Atom Internasional, IAEA, yang meminta penerimaan inspeksinya terhadap sarana-sarana nuklir di Korea Utara.
Menurut IAEA, hari Rabu, dalam surat menteri luar negeri Korea Utara 29 Nopember lalu, Korea Utara tetap menuduh kebijakan Amerika Serikat terhadap Korea Utara, sebagai alasan penolakannya.
Dikatakn, Korea Utara tetap diam terhadap desakan IAEA yang meminta penyerahan daftar program pengembangan uranium di Korea Utara dan penyelenggaraan pertemuan tingkat tinggi antara Korea Utara dan IAEA.
Menyinggung masalah nuklir di Korea Utara, IAEA tetap mempertahankan posisinya yang mengutamakan dialog langsung dengan Korea Utara.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan, penolakan Korea Utara terhadap inspeksi IAEA, merupakan suatu hal yang menyesalkan bahkan mencerminkan keterisolasian Korea Utara.
Dikatakan, keterisolasian Korea Utara itu akan mengancam perdamaian negara-negara lain.