Antar-Korea
AS bersikeras meminta pembongkaran proyek senjata nuklir Korut sebelum melanjutkan dialog bilateral
Write: 2002-11-04 00:00:00 / Update: 0000-00-00 00:00:00
Pemerintah Washington tetap bersikeras mengenai kedudukannya yakni pihaknya tidak akan mengadakan perundingan lagi dengan Korea Utara sampai negeri itu membongkar proyek senjata nuklir, yang dilaporkan mampu menghasilkan 1 atau 2 bom nuklir. Menurur juru bicara kepresidenan AS Ary Fleischer, kasus nuklir Korea Utara itu tidak bisa dituntaskan melalui jalan dialog, serta Korea Utara terlebih dahulu hendaknya memenuhi kesepakatan nuklir dalam perjanjian Jenewa. Kepala badan tenaga atom internasional IAEA Mohammed el Baradei mengatakan, pengakuan Korea Utara bahwa negeri itu punya proyek senjata nuklir saja adalah suatu hal yang sangat mengejutkan dan memprihatinkan masyarakat internasional. Sedangkan, duta besar Korea Utara untuk Cina Choi Jin-su mengulangi pernyataan negaranya, bahwa Korea Utara berhak untuk memiliki senjata nuklir.
Pilihan Editor
Politik
2025-12-17 14:17:02
Internasional
2025-12-11 15:37:33
Politik
2025-11-26 14:26:30