Korea Utara dan Cina hampir menyepakati pelantikan gubernur baru setelah memecat gubernur Yang Bin, serta tetap melanjutkan proyek pengembangan daerah khusus kota Sinuiju Korea Utara dibawah penyerahan dukungan pemerintah Beijing. Menurut siaran CNN lewat internet, pihak Korea Utara telah memahami tindakan hukum Cina terhadap konglomerat grup Asia Eropa Yang Bin, serta mengirimkan utusan khusus Korea Utara ke Shenyang RRC. Sementara itu, harian The Asian Wall Street Journal mengabarkan, kedudukan Korea Utara saat ini masih membutuhkan penyebahan bantuan dari Cina, sehingga tak ada pilihan lain selain menerima usulan pilihan RRC yang menuntut pemecatan gubernur Yang Bin.