4 militer angkatan laut Korea Selatan tewas dalam bentrokan dengan kapal Korea Utara di perairan lepas pantai barat Semenanjung Korea, hari Sabtu pagi. Menurut markas militer gabungan Korea Selatan JSC(Joint Chiefs of Staff), dalam tembak-menembak tersebut, 4 tentara Korea Selatan tewas, 18 anggota pasukan lainnya terluka dan satu kapal patroli Korea Selatan tenggelam Dikatakan, bentrokan bersenjata pecah saat 2 kapal patroli Korea Utara, yang sedang mengawal kapal-kapal ikan Korea Utara, melintasi wilayah batas laut Korea sebagai Garis Batas Utara NLL, 40 km di sebelah barat pulau Yeonpyong. Kapal patroli Korea Utara tidak memperdulikan berkali-kali peringatan dini, bahkan menembak terlebih dulu, maka tembak-menembak pecah mulai pukul 10 lewat 25 menit pagi Sabtu selama 25 menit. Juru bicara markas milter gabungan JSC mengatakan, tembak-menembak menandai peristiwa berdarah petama di kawasan tersebut meskipun kapal-kapal Korea Utara sudah 12 kali tercatat melanggar perbatasan. Tembak-menembak diantara kedua angkatan laut Korea Selatan dan Korea Utara yang terus berseteru itu terakhir terjadi Juni 1999 lalu, dan kapal patroli Korea Selatan menenggelamkan sebuah kapal patroli Korea Utara yang melanggar garis perbatasan.