Antar-Korea
Korea Utara mengundang mantan presiden Amerika, Bill Clinton
Write: 2002-04-30 00:00:00 / Update: 0000-00-00 00:00:00
Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-il mengundang mantan presiden Amerika Serikat, Bill Clinton untuk meminta peranannya sebagai perantara pemecahan jalan buntu hubungan antara Korea Utara dan Amerika Serikat. Menurut sumber-sumber diplomatik di Korea Utara, hari Senin, Kim Jong-il mengharapkan kunjungan Bill Clinton ke Korea Utara yang akan menjadi titik tolak penting untuk membatalkan penegasan presiden Bush yang menetapkan Korea Utara sebagai poros kejahatan. Dikatakan, Kim Jong-il meminta peranan Bill Clinton seperti peranan mantan presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter yang berusaha mewujudkan pertemuan puncak antar Korea pada tahun 1994 lalu.
Pilihan Editor
Politik
2025-12-17 14:17:02
Internasional
2025-12-11 15:37:33
Politik
2025-11-26 14:26:30